NAPOLEON FOUNDATION

napoleon-logo-black

Napoleon Foundation merupakan organisasi Non-Profit yang dibentuk oleh pemuda-pemuda Buton yang memiliki keyakinan yang pasti terhadap pelestarian sumberdaya alam khususnya sumberdaya pesisir dan laut.

Mengapa nama Napoleon yang digunakan???? Napoleon merupakan orang pertama yang yang menjalajah bumi dengan menggunakan kapal dan menerjang gelombang memasuki semua pulau-pulau untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa peradaban manusia bisa berkembang dan hidup bersama dengan alam yang demikian indah dan sangat luas.

Napoleon juga merupakan nama salah satu ikan laut yang demikian komersilnya sehingga dieksploitasi untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas. Akibat eksploitasi yang besar-besaran ikan ini terancam punah, dan oleh lembaga Internasional CITES ikan ini dimasukkan sebagai salah satu jenis ikan yang sangat dilindungi yang berada didasar laut.

Lembaga ini berdiri dengan Akta Nomor 6 pada tanggal 25 Mei 2005, dan memiliki nama : LEMBAGA NAPOLEON.  Nama ini berarti “Sebuah potensi yang sangat berharga dan terpendam dalam suatu ekosistem serta memiliki manfaat yang besar baik secara ekologi dan ekonomi”, dan telah memiliki manfaat yang besar baik secara ekologi dan ekonomi”, dan telah memiliki SITU dengan Nomor 503.1/358/KOTA/VI/2005 serta memiliki NPWP dengan Nomor :  02.263.809.2-811.000.

Visi kelembagaan yaitu “Ekosistem wilayah pesisir lestari”.

Misi Kelembagaan yaitu “Memetakan wilayah pesisir Pulau Buton secara khusus dan Indonesia secara Umum, untuk keberlanjutan pemanfaatan dan pengelolaan secara lestari”.

Maksud dan tujuan lembaga ini yaitu :

  1. Turut serta membantu pemerintah dalam program pelestarian lingkungan wilayah pesisir,
  2. Meningkatkan minat, kemampuan, pendidikan dan teknis kegiatan pesisir dan laut secara baku, benar dan lestari,
  3. Melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah dalam bidang lingkungan pesisir,
  4. Menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pelestarian pesisir.

Lembaga Napoleon memiliki konsentrasi dibidang riset dan monitoring terumbu karang serta memberikan layanan Monitoring (Terumbu Karang, mangrove dan lamun) dan Pelatihan Metode Monitoring dari sudut pemantauan secara  ekologi.  Secara umum usaha-usaha penelitian yang dilakukan yaitu;

  1. Mengadakan usaha-usaha penelitian pesisir dan lautan,
  2. Pelayanan jasa penyelaman,
  3. Menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pendidikan, kesemuanya dalam arti seluas-luasnya
  4. Membangun komunikasi aktif pelestarian sumberdaya alam

Sejak berdirinya lembaga ini telah mengikuti beberapa program yaitu :

  1. Survey monitoring dan pemotretan terumbu karang di sekitar kawasan wisata bahari Kota Bau-Bau.
  2. Pelatihan Selam Dasar Mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Dayanu Ikhsanuddin Bau-Bau.
  3. Survey terumbu karang dalam perencanaan AMDAL pengembangan Pertamina Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Bau-Bau.
  4. Penelitian dan Pemantauan Lokal di Kawasan SILIKA (Siompu, Liwutongkidi, Kadatua).
  5. Survey Kesehatan karang disekitar pesisir timur pulau Buton.
  6. Tim perumus pengembangan Amdal Kotamara Kotamadya Bau-Bau
  7. Pembuatan Film potensi ekosistem pesisir Bau-Bau dengan tema “Wonder of Bau-Bau”.
  8. Membangun Koordinasi perencanaan pembangunan Daerah disekitar Pulau Buton yang Berwawasan Lingkungan

Alamat yang dapat di hubungi :

Gunawan Sugiyanto

Jl. Kembang No. 1 Kel. Katobengke, Kec. Betoambari Bau-Bau Sulawesi Tenggara.

Telepon : 08161378780

Email : diverguns@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.